Hati-hati, Pakaian Baru Dapat Timbulkan Kutu

By | July 26, 2016

baju baru sebabkan kutuMeski lebaran telah usai, tidak sedikit diantara kamu yang doyan belanja pakaian, namun waspadalah dengan pakaian baru anda. Sebaiknya, sebelum mengenakan pakaian baru tersebut, Kamu cuci apalagi dahlu. Pasalnya, tidak sedikit pakar yg mengemukakan bahwa penggunakan bahan kimia beracul dalam pengolahan pakaian, memunculkan alergi & efek negatif lain, terutama kepada kulit.

Menurut Lana Hogue, seseorang pakar manufaktur busana & pengajar di Garment Industri 411, mengemukakan bahwa pakaian baru wajib dicuci sebelum Kamu kenakan.

“Segala elemen yg kontak segera bersama kulit & dapat terpapar keringat, mesti dibersihkan & dicuci dahulu sebelum dikenakan,” terang Hogue.

Hogue mengemukakan, walaupun pakaian tersebut tak terpapar bakteri, tapi bahan kimia yg dimanfaatkan buat menciptakan pakaian sanggup membahayakan diri Kamu.

Selanjutnya, ia menjabarkan bahwa tiap-tiap benang & kain celup membutuhkan bahan kimia dalam proses pelaksanaan rok & kemeja.

Tapi Sayang, bahan kimia tersebut mampu berimbas negatif pada kecantikan kulit, sekian banyak di antaranya merupakan ruam merah, gatal-gatal, kulit radang, & panu.

“Sebagian agung bahan kimia yg diperlukan dalam pewarnaan atau pencelupan kain, & diakhiri dgn penjahitan benang yg diproses bersama peralatan berputar dapat meninggalkan bahan kimia yg rental melukai kulit,” terangnya.

Seterusnya, Hogue menjabarkan bahwa proses pengerjaan tekstil melibatkan tidak sedikit bahan kimia.

“Umumnya tekstil yg dibuat di lingkungan komersial membuat hasil tekstil yg sudah terekspos dgn pelembab. Setelah Itu, buat mencegah tumbuh jamur, bahan kain juga disemprotkan dgn anti-jamur & cairan kimia buat menciptakan kain tak licin kala dijahit,” paparnya.

Setelah Itu, Donald Belsito, satu orang profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, New York, AS, menyampaikan kepada The Wall Street Journal bahwa proses pelaksanaan pakaian memang lah rentan terekspos bakteri, mulai sejak dari pabrik, fase penjahitan, sampai hingga di kamar merubah.

Baca juga:   Inilah Gaun pengantin yang paling mahal

Kutu, bakteri, & jamur, yaitu sumber penyakit kulit yg dapat ditemukan terhadap pakaian baru.

“Aku tidak jarang mempunyai pasien yg mempunyai kutu yg didapat dari pertukaran pakaian baru di lokasi tukar. Terkecuali itu, ada sebanyak virus menular yg berpeluang berpindah-pindah dari pakaian baru,” terang Belsito.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *